Categories: Uncategorized

Ikhwanul Muslimin Boikot Pemilihan Presiden

Ikhwanul Muslimin Mesir telah menyatakan memboikot pemilihan presiden yang dijadwalkan akan digelar pada 26-27 Mei.  

Kelompok itu mengatakan pada hari Minggu bahwa mendukung pemilu berarti akan memberikan legitimasi kepada “kriminal”.

Pernyataan adalah sebuah rujukan jelas bagi mantan kepala militer Abdul Fattah As-Sisi, yang menggulingkan presiden pertama yang terpilih secara bebas yakni Mohammad Mursi Juli lalu, dan sekarang mencalonkan diri dalam pemilu presiden, demikian laporan Press TV.

Politisi kiri Hamdeen Sabahi adalah satu-satunya kandidat yang iku dan menjadi lawan Sisi dalam pemilu.

Ikhwan juga mengutuk tindakan keras keamanan yang dilakukan kepada pendukungnya selama beberapa bulan terakhir. Pernyataan ini datang setelah pengadilan memberikan hukuman penjara panjang dan denda besar  untuk 19 pendukung Mursi pada hari Sabtu. Para terdakwa masing-masing diberi lima tahun hukuman penjara dan didenda karena pembangkangan sipil.

Sisi membekukan konstitusi dan membubarkan parlemen setelah kudeta terhadap Mursi. Sisi juga dituduh memimpin penumpasan mematikan terhadap para pendukung Ikhwanul Muslimin di Lapangan Rabaa Al Adawiyah dan seluruh Mesir.

Menurut kelompok hak asasi manusia, sedikitnya 1.400 orang telah meninggal dalam kekacauan politik sejak penggulingan Mursi,   sebagian besar dari mereka karena kekerasan yang berlebihan yang digunakan oleh pasukan keamanan.

Kemenangan Sisi dalam pemilihan presiden akan menempatkan presiden Mesir kembali di tangan seorang pejabat militer hanya tiga tahun setelah Mesir bangkit melawan mantan diktator, Hosni Mubarak, seorang jendral angkatan udara yang memerintah Mesir selama hampir tiga dekade.

Source: Muslimdaily

 

 

 

majed

Recent Posts

The Source of All Sins and Corruption in the World is the Absence or Weakness of Belief in the Hereafter

The Source of All Sins and Corruption in the World is the Absence or Weakness…

5 days ago

We Hope Efforts for an Agreement between Iran and the US Will Be Successful and the War Will Stop

We Hope Efforts for an Agreement between Iran and the US Will Be Successful and…

7 days ago

People are in Very Difficult Conditions and are Enduring Hunger

Shaikh-ul-Islam Mawlana Abdol-Hamid, on May 22, 2026 in the Friday prayer ceremony of Zahedan, expressed…

2 weeks ago

Faith, Righteous Deeds, Exhortation to Truth, and Exhortation to Patience are the Four Pillars of Prosperity and Salvation

Shaikh-ul-Islam Mawlana Abdol-Hamid, during the Friday prayer ceremony in Zahedan on May 15, 2026, cited…

3 weeks ago

We Are Well-wishers for All Human Beings/ We Think About the Improvement and Welfare of the Iranian Nation and Country

We Are Well-wishers for All Human Beings/ We Think About the Improvement and Welfare of…

3 weeks ago

A “Just Agreement” is Essential for the Interest of the Country and the Nation

Shaikh-ul-Islam Mawlana Abdol-Hamid, during the Friday prayer sermon on May 8, 2026, in Zahedan, described…

4 weeks ago